Dengan air mata yg masih berlinang
Q bisikan namamu pd layang2
Q biarkan ia terbang
b'sama cinta yg hanya bisa Q
kenang. . .
Bila hati bagai cermin
Cermin ini telah pecah
Dan tak dapat dirangkai ulang
Kepingan cinta itu telah hilang
Dan tak dapat Q temukan
Mungkinkah hati ini mulai keruh
Karena air mata yg bergemuruh
Rasa yg tak mungkin Q sentuh
Q biarkan pergi menjauh
Q bisa berseri
Menggugah semua rasa luka
Q bisa tertawa
Mengelak semua perih di jiwa
Rasa yg slama ni Q daki
Hruz Q relakan pergi
Andai saja Q tak memendam rasa
Mungkin peri cinta berpihak padaQ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar