Saat anggrek datang
dengan sejuta pesona,,
mawar dan melati
terlupakan,,
tidakkah ia
sadar,,
siapakah yang
mengajarkan,,
arti cinta
yang sesungguhnya,,
pengorbanan,
dan ketulusan,,,
Kini
mawar dan melati
terluka,,
bagai tertusuk
duri yang tajam,,,
aku tak secantik mawar,,
aku tak seanggun anggrek,,
aku hanyalah sesosok melati,,
yang menjaga hati,,
selalu menanti,,
Cinta Sejati,,
yang penuh arti,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar